October 21, 2021

SINEWS

Menuju Ekonomi Berdikari

Ganjar Pranowo “Bakulan” di Insta Story, Apa Saja yang Diunggah?

Semarang-Ada yang mencuri perhatian saat mengintip fitur insta story pada akun Instagram Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pada Minggu (19/7/2020). Insta story di dalam akun resmi Ganjar yang kini diikuti 2,9 juta follower itu tampak berjajar aneka produk karya pengrajin dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Pada Minggu sebelumnya, ada sekitar ratusan jenis produk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang di-repost oleh Ganjar dengan taggar #LapakGanjar di edisi pertama.

Barang-barang yang ditampilkan mulai dari aneka makanan seperti ayam goreng, sambal, sate, mete, kue, kopi, madu hingga produk kerajinan semisal batik, lukisan dan lainnya. Kali ini, pada edisi kedua #LapakGanjar, jenis produk UMKM yang di-repost lebih tematik, yakni bernuansa batik khas nusantara. Bermacam jenis kain batik yang dipromosikan itu berasal dari berbagai daerah seperti Pekalongan, Batang, Jepara, Klaten, Solo, Rembang, Tegal, Kudus, Pati, Semarang, dan lainnya. Ganjar sendiri berinisiatif membuat program #LapakGanjar itu, lantaran melihat banyak anak muda kreatif di Jateng yang memiliki bisnis UKM dan harus didorong. “Jadi itu semacam ekstrakurikuler, ini individu bukan program pemerintah. Gagasan teman-teman itu kan banyak, melihat follower saya banyak, lalu kita tes buka #lapakganjar ini menarik. Langsung saya bilang Go!,” kata Ganjar saat ditemui di Puri Gedeh, Minggu.

Bahkan, tak hanya menarik perhatian di Jateng, #LapakGanjar ini juga mendapat respons positif dari berbagai tempat di Indonesia dan luar negeri. “Nah saya lagi coba sekali, ternyata sudah dapat respons dari banyak tempat di Indonesia, termasuk dari luar negeri. Malah ada yang usul buatkan bahasa Perancis, Jerman dan Belanda, karena menurut mereka produknya bagus-bagus dan mereka siap bantu menjualkan,” kata Ganjar. Melihat animo warga Jateng yang semakin antusias, Ganjar pun berpikiran bakal mendorong pemasaran digital dari program #LapakGanjar menjadi situs web. “Jadi ini akan kita teruskan, tidak menutup kemungkinan kemarin sudah punya pikiran dari #lapakganjar jadi lapakganjar.com. Awalnya saya melihat dulu, langsung sudah ada laporan pembeli mulai meningkat, lumayan tho…,” kata Ganjar. Ganjar berharap dengan langkah kecilnya itu, para pelaku UMKM kreatif di Jateng bisa memperluas pangsa pasar produknya. “Mereka kreatif, menantang dan semangatnya luar biasa,” kata Ganjar. Ganjar bakal rutin membuka lapak alias bakulan di insta story Instagram setiap hari Minggu dengan tematik produk yang bisa ditawarkan. Diharapkan, pembeli akan semakin fokus saat menentukan pilihan. “Pokonya kita beli produk teman sendiri, kita beli warung tetangga. Sementara memang fokus di Jateng dulu. Nanti kalau laku semuanya, mungkin saya malah nanti pensiun,” kata Ganjar sambil bergurau.